Berita Populer

Kerugian di Bawah Rp2,5 Juta Bukan “Perkara Biasa”, Melainkan Masuk Kategori “Perkara Cepat” atau Tindak Pidana Ringan (Tipiring)

Kontrol Publik Anggaran Pendidikan, JAMPER Kaltim Soroti Temuan BPK soal Dana BOS Kutim

Halal Bihalal Demokrat Gresik Jadi Ajang Konsolidasi, Target 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Bapenda Bontang Berbenah: Tingkatkan PAD Sekaligus Perbaiki Kualitas Pelayanan Publik

Bapenda Bontang Berbenah: Tingkatkan PAD Sekaligus Perbaiki Kualitas Pelayanan Publik

BONTANG, LIRANEWS.CO | Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang tengah melakukan pembenahan menyeluruh. Bukan hanya dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak, tetapi juga berkomitmen membenahi sektor pelayanan umum kepada masyarakat.

Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, S.Pi, M.Si., mengungkapkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi di lembaga yang kini dipimpinnya. Hal ini disampaikannya menyusul pelantikan dirinya sebagai Kepala Bapenda yang baru pada 5 Januari 2026 lalu .

“Kami tidak hanya fokus pada target pendapatan, tetapi juga bagaimana masyarakat merasakan kemudahan dalam membayar pajak dan mendapatkan pelayanan yang prima. Ini menjadi prioritas kami ke depan,” ujar Natalia kepada awak media, Selasa (11/3/2026).

Sebagai informasi, Natalia Trisnawati resmi menjabat Kepala Bapenda setelah melalui proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Ia dilantik langsung oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama lima pejabat pratama lainnya di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota .

Foto: Natalia Trisnawati, S.Pi, M.Si.

Menurut Natalia, sejumlah pekerjaan rumah yang menjadi perhatian utamanya meliputi digitalisasi pelayanan perpajakan, perluasan basis data wajib pajak, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Bapenda.

Hal ini sejalan dengan instruksi Wali Kota Neni Moerniaeni saat melantik para pejabat baru. Saat itu, Neni secara khusus meminta Bapenda untuk melakukan digitalisasi pajak guna memperkuat kemandirian fiskal di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional yang mengakibatkan pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) .

“Kami diminta bergerak cepat. Digitalisasi pajak menjadi kunci untuk mempermudah masyarakat sekaligus mengoptimalkan pendapatan,” tambah wanita yang sebelumnya menempuh karier di lingkungan Pemkot Bontang ini.

Sejak dilantik awal tahun, Bapenda di bawah kepemimpinan Natalia telah menunjukkan sejumlah langkah konkret. Beberapa waktu lalu, Bapenda melakukan audiensi dengan PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) dalam rangka meningkatkan pengelolaan pajak daerah, khususnya pada sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik. Dalam kesempatan tersebut, Bapenda juga menyerahkan piagam penghargaan kepada KDM atas komitmen dan kepatuhannya dalam menunaikan kewajiban perpajakan daerah.

Selain itu, Bapenda juga gencar melakukan distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB) tahun 2026. Sebanyak 19.487 lembar surat pajak disalurkan di wilayah Bontang Selatan dengan total ketetapan mencapai sekitar Rp8,9 miliar. Dalam kesempatan itu, Natalia menekankan pentingnya peran Rukun Tetangga (RT) dalam mendukung kelancaran distribusi agar tepat sasaran dan tepat waktu. Ditambahkan untuk mempermudah wajib pajak, kanal pembayaran pun telah ditambah, tidak hanya bisa membayar secara tunai di loket, tapi bisa juga dilakukan secara online melalui berbagai aplikasi mitra yang ditunjuk.

“RT memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan warga. Kolaborasi dengan mereka sangat membantu kami dalam memastikan penyampaian SPPT berjalan lancar,” jelasnya kala itu .

Dengan berbagai program pembenahan yang dijalankan, Natalia optimistis target PAD dari sektor pajak dapat tercapai tanpa mengorbankan kualitas pelayanan. Ia berharap masyarakat semakin sadar dan mudah dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

“Kami ingin membangun kepercayaan masyarakat. Jika pelayanan baik dan mudah, kami yakin kepatuhan wajib pajak juga akan meningkat. Ini PR kita bersama,” pungkasnya. (*)

Laporan: Biro Bontang | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Yusri

Previous Post

Ketum Pemuda Pancasila Diperiksa KPK, Japto Bungkam soal Uang Keamanan Tambang

Next Post

Desakan Warga Makin Keras, FP2L Bontang Minta Wakil Wali Kota Turun Langsung Awasi Pelanggaran PT GPK dan PT EUP

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *