Antusiasme Masyarakat Tarakan Membludak di Turnamen Domino Antar Gardu

TARAKAN, LIRANEWS.co | Suasana meriah terlihat di SMKN 02 Kota Tarakan yang berlokasi di Jalan Aki Balak, Sabtu (14/2/2026). Sekolah tersebut dipadati oleh puluhan pencinta olahraga Domino dari berbagai kalangan usia dan gender yang mengikuti Turnamen Domino antar Gardu se-Kota Tarakan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Gardu Agatis ini berhasil menarik perhatian masyarakat. Tercatat sebanyak 176 pasang peserta dari 18 gardu yang ada di Kota Tarakan ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut. Antusiasme yang tinggi ini membuktikan bahwa olahraga Domino semakin diminati di kota pesisir tersebut.

Salah seorang peserta lomba, Boy, mengungkapkan rasa senangnya bisa berpartisipasi dalam turnamen kali ini. Ia merasa terbantu dengan biaya pendaftaran yang relatif terjangkau.
“Untung saja hobi saya nggak mahal-mahal amat, jadi bisa ikut serta di turnamen kali ini. Insyaallah kali ini Gardu PDSR bisa meraih prestasi yang lebih baik,” ujarnya kepada awak media di sela-sela pertandingan.
Turnamen yang menggunakan sistem semi profesional ini dibuka secara langsung oleh Ibu Hj. Rahmawati Zainal Paliwang, S.H. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi antusiasme warga Tarakan terhadap perkembangan olahraga Domino.
“Saya bangga dalam kesempatan ini masih bisa menyapa warga Tarakan. Saya berharap para peserta bisa fokus dan menjunjung nilai sportivitas untuk menjadi atlet di ajang prestasi Domino lainnya, baik itu tingkat gardu, daerah, bahkan tingkat nasional,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan, Ibu Hj. Rahmawati juga memberikan apresiasi berupa tip kepada panitia yang telah meluangkan waktu demi suksesnya perhelatan rutin Kota Tarakan ini.
Turnamen antar gardu ini sejatinya telah direncanakan sejak September 2025, namun baru dapat terlaksana pada Februari 2026. Gardu Agatis selaku tuan rumah menerapkan aturan semi profesional guna menjamin kualitas pertandingan.

Sementara itu, Rahmst Vheral, tokoh pemuda sekaligus penggiat olahraga Domino yang juga menjabat sebagai Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO Kota Tarakan, menyoroti pentingnya sinergitas dalam pengembangan olahraga ini. Ia mengungkapkan bahwa saat ini Domino telah berada di bawah naungan KONI, berbeda dengan sebelumnya yang masih di bawah KOMUNITAS Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).
“Ada sinergitas dan keberlanjutan antara PORDI dan ORADO. Alhamdulillah olahraga ini sekarang sudah bernaung di bawah KONI langsung, berbeda dengan sebelumnya yang masih di bawah naungan KORMI. Ini menjadi langkah maju bagi pengembangan atlet domino di Tarakan,” jelasnya.
Dengan adanya turnamen seperti ini, diharapkan lahir atlet-atlet domino berbakat yang mampu mengharumkan nama Kota Tarakan di kancah yang lebih tinggi. Panitia berharap kegiatan serupa dapat rutin digelar guna menjaring potensi sekaligus mempererat silaturahmi antarpegiat domino di kota Tarakan.

Laporan: Biro Tarakan | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Jefry Musa Bani








