PATRI Kaltara Suarakan Perbaikan Infrastruktur dan Usul Lembaga Riset Lahan di Rakornas V Yogyakarta

YOGYAKARTA, LIRANEWS.co | Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI) Kalimantan Utara, Abdul Rahman, menyampaikan aspirasi krusial bagi pengembangan kawasan transmigrasi di provinsi termuda Indonesia itu. Aspirasi tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-V PATRI yang digelar di Yogyakarta, Minggu (8/2/26).
Rakornas yang mengusung tema “Penguatan Peran PATRI dalam Mendukung Pembangunan Kawasan Transmigrasi yang Berkelanjutan” ini dihadiri langsung oleh Menteri Transmigrasi beserta jajaran Wamen dan Irjen. Kehadiran delegasi Kaltara disebut selaras dengan transformasi tujuan transmigrasi saat ini yang berfokus pada konsep 5T: Trans Entitas, Trans Gotong Royong, Trans Lokal, Trans Patriot, dan Trans Karyanusa.
“Sebagai daerah yang memiliki banyak kawasan transmigrasi, kami membawa usulan konkret kepada Pemerintah Pusat,” ujar Abdul Rahman dalam keterangannya.
Delegasi Kaltara mengajukan dua poin utama yang dinilai mendesak:
- Percepatan Perbaikan Infrastruktur: Abdul Rahman mendesak percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah transmigrasi, khususnya di kawasan Tanjung Buka dan Sepunggur. Infrastruktur yang memadai dianggap sebagai tulang punggung peningkatan konektivitas dan ekonomi warga.
- Pembentukan Lembaga Riset Khusus: Usulan inovatif lainnya adalah pembentukan lembaga penelitian khusus di Kaltara. Lembaga ini dirancang untuk mengkaji kondisi lahan di berbagai Satuan Pemukiman (SP) transmigrasi yang menghadapi tantangan kadar asam tinggi, meskipun lahan telah kering berkat pembangunan tanggul yang dibiayai APBN. “Penelitian ini bertujuan menentukan jenis tanaman paling cocok agar produktivitas petani transmigrasi meningkat,” jelas Abdul Rahman.
Ia menambahkan bahwa proposal usulan tersebut telah diserahkan langsung kepada Menteri Transmigrasi dan mendapat respons positif.

Selain dua usulan spesifik dari Kaltara, Rakornas juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten. Beberapa wilayah transmigrasi di Kaltara yang menjadi perhatian antara lain di Bulungan, Tana Tidung, dan sebagian Malinau.

Secara nasional, PATRI tengah menginisiasi program pendataan ulang (database) seluruh warga transmigrasi. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran dan berdampak optimal.
Sebagai bentuk keseriusan, PATRI Kaltara telah menjalin kerja sama (MoU) dengan sebuah universitas di Balikpapan untuk melakukan kajian lapangan terkait kondisi lahan dan potensi pertanian di wilayah transmigrasi setempat dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah bagi pengambilan keputusan dan pemberdayaan warga transmigrasi ke depan.
Laporan: Biro Tanjung Selor | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Abd. Rahman








