Berita Populer

LSM LIRA Kolaka Aktifkan Satgas Pengawas Program Makan Bergizi Gratis

Aksi Jilid IV di Kejagung, Mahasiswa Desak BRHN Segera Ditersangkakan dalam Kasus Jembatan Cirauci II

Kabar Gembira Bagi Masarakat Bawean Mudik Gratis Kouta 3800 Tiket

Slogan “Malinau Pengendali Air” Dipertanyakan, Keluhan Warga Tak Terjawab

Slogan “Malinau Pengendali Air” Dipertanyakan, Keluhan Warga Tak Terjawab

MALINAU, LIRANEWS.co | Slogan “Malinau Pengendali Air” yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Malinau tampaknya belum sepenuhnya terwujud dalam pelayanan air minum kepada masyarakat. Hal ini menyusul keluhan warga dan sulitnya mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak PDAM “Apa Mening” Malinau.

Upaya awak media LiraNews.co untuk mengonfirmasi berbagai keluhan terkait pelayanan PDAM pada Rabu (21/1/2026) tidak berhasil. Melalui resepsionis, Direktur PDAM “Apa Mening”, Indra Gunawan S.Hut, dikabarkan sedang menghadiri rapat dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Malinau.

Salah satu keluhan datang dari warga RT.017, Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota. Warga yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengeluhkan tagihan rekening airnya yang terus melonjak dalam dua bulan terakhir tanpa penjelasan yang jelas.

“Kenapa kenaikan tagihan ini naik terus, sudah 2 bulan ini. Saya bayar Rp 150.000, yang bulan November saja nggak sampai segitu. Kalo memang naik, harusnya ada informasi dong, sedangkan air yang kami terima nggak sejernih yang diharapkan,” ungkapnya kepada awak media.

Keluhan lain terkait dengan sistem pembayaran melalui aplikasi BRImo. Ridwan, Kepala Unit Bank BRI depan Bandara Kolonel R.A. Bessing, mengakui adanya keterbatasan informasi pada aplikasi tersebut.

“Sistem pembayaran rekening PDAM melalui aplikasi BRImo, itu bukan kewenangan saya. Itu kewenangan kantor Pusat BRI yang berdomisili di Jakarta. Jadi perihal rincian jumlah tagihan pemakaian air per kubikasi dalam sebulannya tidak tercantum di aplikasi BRImo tersebut,” jelas Ridwan.

Keterangan ini memperkuat keluhan warga yang kesulitan melacak detail pemakaian dan penyebab kenaikan tagihan secara mandiri.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar mengenai keselarasan antara slogan “Malinau Pengendali Air” yang dicanangkan Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa, S.E., M.H., dengan realita pelayanan di lapangan.

Apakah slogan tersebut hanya sekadar jargon, atau justru diabaikan oleh manajemen PDAM “Apa Mening” dalam menjalankan tugasnya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat?

Hingga berita ini diturunkan, pihak Direksi PDAM “Apa Mening” belum dapat dimintai keterangan terkait keluhan kenaikan tarif, kualitas air, dan transparansi informasi tagihan.

Publik menunggu klarifikasi dan langkah nyata dari PDAM “Apa Mening” dan Pemkab Malinau untuk memastikan slogan “Malinau Pengendali Air” benar-benar mencerminkan kedaulatan dan pelayanan terbaik di sektor air bagi seluruh warganya.

Laporan: Biro Malinau | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Jefry Musa Bani

Previous Post

HAM Kolaka Timur Gelar Aksi, Desak Tindak Tegas Proyek Jalan Rp3,9 M yang Dianggap Bermasalah

Next Post

LSM LIRA Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Probolinggo

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *