Proyek Kantor Bapenda Kelas A Tarakan Rampung Tepat Waktu, Gunakan Teknologi Pondasi Canggih Anti Gempa
TARAKAN, LIRANEWS.co | Pembangunan Gedung Kantor UPTD Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kelas A Wilayah Tarakan secara resmi telah selesai 100 persen. Proyek bernilai Rp 7,2 Miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025 ini berhasil diselesaikan tepat sesuai jadwal kontrak oleh pelaksana CV Freelance Jaya Kreasi.

Gedung yang terletak di Jalan Kamboja, Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara ini dikerjakan berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 000.3.2/114.3/Bapenda, dengan waktu pengerjaan 180 hari kalender terhitung sejak 4 Juli 2025.
Sadewo, sebagai Pelaksana Kegiatan dari kontraktor, menyatakan rasa syukur atas terselesaikannya proyek strategis ini.
“Alhamdulillah dengan kerja keras, kami mampu menyelesaikan proyek Gedung Bapenda tepat waktu,” ucap Sadewo, Selasa (6/1/2026).
Ia mengakui adanya tantangan di lapangan, terutama pada awal pengerjaan. “Kendala kami adalah cuaca yang tidak menentu. Tapi kami harus kerja keras siang dan malam agar bisa menyelesaikan tepat waktu,” jelasnya.
Meski bangunan telah diserahkan, Sadewo menegaskan komitmen penyedia jasa untuk masa purna konstruksi.
“Walaupun pekerjaan ini telah selesai, kami dari pihak kontraktor masih punya tanggung jawab pemeliharaan selama 180 hari. Jika dalam tenggang waktu itu ada kerusakan, maka kami siap perbaiki,” tegasnya.
Salah satu aspek unggulan proyek ini adalah penerapan teknologi pondasi mutakhir. Syarif, selaku Konsultan Pengawas proyek, memastikan seluruh pekerjaan telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Ia secara khusus memaparkan inovasi pondasi yang digunakan. “Pondasi yang kami gunakan adalah pondasi laba-laba, yaitu pondasi dangkal yang menyerupai jaring laba-laba. Sistem ini menggabungkan plat beton pipih dengan rusuk-rusuk (RIB) tegak dan perbaikan tanah di bawahnya,” jelas Syarif.
Teknologi tersebut, lanjutnya, membuat tanah menjadi bagian dari struktur bangunan yang kokoh, mampu menyebarkan beban merata, sangat efektif meredam gempa, serta hemat material dan waktu pengerjaan.
“Harapan saya, agar bangunan ini bisa bermanfaat dan tetap terjaga kualitas serta kebersihannya,” tutup Syarif.
Sementara itu, Jupri Budiman, Ketua Komisi 3 DPRD Kaltara yang dihubungi awak media, menyatakan belum dapat memberikan tanggapan sebelum berkonsultasi dengan pimpinan Bapenda Provinsi Kaltara. “Belum bisa memberikan tanggapan karena harus menanyakan dulu ke Kepala Bapenda Provinsi Kaltara,” tutur Jupri Budiman.
Dengan terselesaikannya gedung ini, diharapkan pelayanan pendapatan daerah di wilayah Tarakan dapat berjalan lebih optimal dengan fasilitas yang memadai dan berteknologi terkini.
Laporan: Biro Tanjung Selor | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Abdul Rahman








