Berita Populer

Aksi Jilid IV di Kejagung, Mahasiswa Desak BRHN Segera Ditersangkakan dalam Kasus Jembatan Cirauci II

Kabar Gembira Bagi Masarakat Bawean Mudik Gratis Kouta 3800 Tiket

Terkuak! Dugaan Mega Skandal BBM Subsidi di Jalur Poros Bontang, Armada PT Elnusa Terlibat “Kencing” Solar Ilegal

Puluhan Warga Kepung Balai Desa Waru Wetang Lamongan, Tuntut Kades Mundur

Puluhan Warga Kepung Balai Desa Waru Wetang Lamongan, Tuntut Kades Mundur

LAMONGAN, LIRANEWS.CO | Puluhan warga Desa Waru Wetan, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, menggelar aksi unjuk rasa dengan “meluruk” atau mengepung balai desa setempat pada Selasa (24/2/2026). Dalam aksinya, warga mendesak kepala desa (kades) beserta oknum perangkat desa untuk dicopot dari jabatan mereka.

Aksi ini merupakan eskalasi dari laporan warga yang sebelumnya telah dilayangkan ke Polres Lamongan. Warga menduga adanya permasalahan serius dalam pengelolaan dana desa dan proses pembebasan lahan yang tidak transparan.

Massa aksi memadati halaman balai desa sambil membawa poster-poster bertuliskan tuntutan transparansi pengelolaan dana desa dan percepatan penanganan laporan hukum yang telah mereka buat. Mereka meminta agar pihak-pihak yang diduga terlibat dalam permasalahan tersebut segera dinonaktifkan dari jabatannya hingga proses hukum tuntas.

“Kami masyarakat menginginkan keterbukaan informasi. Terkait penggunaan dana desa dan proses pembebasan lahan, itu tidak pernah disosialisasikan dengan baik kepada kami,” tegas Sugeng, salah satu perwakilan warga, saat berorasi. Ia berharap persoalan ini diusut tuntas agar tidak menimbulkan keresahan yang berkepanjangan di tengah masyarakat.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Desa Waru Wetan, Maskur, membantah adanya unsur kesengajaan. Ia menyatakan bahwa pemerintah desa sejak awal telah berupaya berkoordinasi terkait rencana investasi perusahaan di wilayah mereka. Menurutnya, komunikasi yang belakangan tidak berjalan optimal telah memicu kesalahpahaman. Ia juga menyebut bahwa pihak perusahaan, PT Nusantara Timber Pratama, sebelumnya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dalam tahap awal pembahasan lahan.

Sementara itu, Camat Pucuk, Nurul Misbah, yang turun langsung ke lokasi, mengatakan pihaknya hadir untuk memastikan aksi berlangsung tertib dan kondusif. Pemerintah kecamatan berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi warga melalui rapat koordinasi guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Aksi yang berlangsung damai dengan pengawalan aparat keamanan setempat ini diharapkan menjadi titik terang bagi proses klarifikasi dan penanganan laporan warga, sehingga situasi di Desa Waru Wetan dapat segera kembali kondusif.

Laporan: Biro Surabaya | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: M. Rozaq

Previous Post

LSM LIRA Minta BPKP Audit Ulang Proyek Diduga Bermasalah di Kutai Timur

Next Post

Truk Tronton Muatan Excavator 20 Ton Nekat Lintasi Jembatan Batas Malinau-Nunukan, Warga: Aturan 8 Ton Cuma Isapan Jempol!

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *