Berita Populer

LSM LIRA Kolaka Aktifkan Satgas Pengawas Program Makan Bergizi Gratis

Aksi Jilid IV di Kejagung, Mahasiswa Desak BRHN Segera Ditersangkakan dalam Kasus Jembatan Cirauci II

Kabar Gembira Bagi Masarakat Bawean Mudik Gratis Kouta 3800 Tiket

HAM Laporkan, Pemkab Koltim Bergerak Cepat Tangani Titik Rawan Banjir di Desa Porabua

KOLAKA TIMUR, LIRANEWS.co | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mengambil tindakan nyata menanggapi laporan dan aspirasi yang disampaikan Himpunan Aktivis Mahasiswa (HAM) Cabang Koltim. Aduan mengenai ancaman banjir berulang di Desa Porabua, Kecamatan Ueesi, langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan alat berat untuk pekerjaan galian dan normalisasi saluran air.

Aksi responsif ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keluhan warga yang kerap dilanda genangan dan banjir, terutama saat musim penghujan. Pengerjaan galian darurat dilakukan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi titik genangan yang selama ini meresahkan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Koltim menjelaskan, langkah ini merupakan respons cepat setelah menerima laporan lapangan dari HAM.

“Kami langsung mengerahkan tim untuk melakukan penanganan darurat berupa pembuatan galian air. Ini menjadi langkah awal sebelum penataan permanen dilakukan,” ujarnya.

Di sisi yang sama, BPBD Koltim menegaskan bahwa Desa Porabua memang termasuk wilayah dengan kerentanan banjir yang perlu diwaspadai.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat setempat untuk memastikan penanganan berjalan efektif dan aman,” tambah Kepala BPBD Koltim.

Menurutnya, upaya normalisasi jalur air ini penting sebagai langkah antisipasi dini mencegah dampak lebih besar.

Respons cepat pemerintah daerah dihargai oleh HAM Cabang Koltim. Meski demikian, organisasi mahasiswa tersebut mendorong agar penanganan ini tidak berhenti pada langkah darurat. Mereka berharap diikuti dengan program permanen seperti pembangunan talud, peningkatan kapasitas drainase, dan solusi mitigasi jangka panjang berbasis lingkungan.

Masyarakat Desa Porabua pun menyambut baik dimulainya pekerjaan tersebut. Warga berharap upaya ini dapat menekan frekuensi dan dampak banjir yang selama ini sering mengganggu aktivitas sehari-hari dan merusak infrastruktur.

Pemkab Kolaka Timur menegaskan bahwa komitmen untuk penanganan bencana dan perlindungan masyarakat tetap menjadi prioritas. Kolaborasi yang terbangun antara elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat sistem mitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan di Kolaka Timur.

Laporan: Biro Kolaka | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Eka Satria Putra

Previous Post

Himpunan Aktivis Muda Kolaka Timur Gelar Dialog Publik, Usung Peran Pemuda di Tengah Efisiensi Anggaran

Next Post

Kebakaran Tengah Malam Landa Permukiman di Belakang Gorengan Bastino Bontang Selatan

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *