Berita Populer

Terkuak! Dugaan Mega Skandal BBM Subsidi di Jalur Poros Bontang, Armada PT Elnusa Terlibat “Kencing” Solar Ilegal

Kapolda Aceh Copot Kasat Narkoba Polres Aceh Tenggara, DPD LSM LIRA Indonesia Beri Apresiasi

Hutan di Konawe Diduga Digunduli, LSM LIRA Desak Polres Turun Tangan

Bantu Korban Bencana, Baguna PDIP Kirim Relawan Bersertifikat Basarnas

JAKARTA, LIRANEWS.COM | Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan (PDIP) mengirimkan timnya sebagai relawan membantu korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar).

“Ketua Umum PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri memerintahkan Tim Baguna PDIP untuk membantu korban bencana di 3 provinsi. Ini sudah terlatih dan dapat sertifikat Basarnas,” tutur Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDIP Tri Rismaharini dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Risma menyatakan, pihaknya turut berempati atas bencana banjir dan longsor yang menghantam daerah-daerah di 3 provinsi itu yang menimbulkan korban jiwa.

Karena itu, lanjut Risma, Baguna di bawah PDIP dengan sigap merespons situasi tersebut untuk segera mengirimkan tim relawan dan bantuan yang dibutuhkan pemerintah serta masyarakat setempat.

“Demi kemanusiaan, kita selalu sigap. Bahkan kita siap mengerahkan semua kemampuan kita untuk membantu pemerintah dan rakyat,” tambah Risma.

Di samping itu, tutur Risma, pihaknya pun berencana mengumpulkan berbagai bantuan yang dibutuhkan masyarakat yang menjadi korban banjir dan longsor di 3 provinsi tersebut.

Di Aceh misalnya, sebut Risma, sudah melaksanakan pengumpulan sumbangan kepada korban bencana.

DPD PDIP Aceh, lanjut Risma, sudah turun membantu korban bencana banjir di daerah itu, dan sumbangan bantuan yang dibutuhkan masyarakat sudah tersalurkan ke 21 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

“Kami mengucapkan berbelasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal akibat bencana itu. Saya harap ini menjadi refleksi kita ke depan khususnya dalam hal menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Tujuannya untuk mencegah bencana banjir dan longsor yang demikian,” tandas Tri Rismaharini.

Sebagai informasi, pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat jumlah korban jiwa sementara akibat banjir dan longsor mencapai 34 orang. Bencana di Tapanuli Tengah juga menyebabkan puluhan orang hilang.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton mengatakan, terdapat 33 orang belum ditemukan imbas banjir dan longsor.

“Serta ribuan kepala keluarga masih terisolasi untuk segera dievakuasi,” kata Masinton Pasaribu dalam keterangan resminya pada Jumat (28/11/2025). LN-DAN

Previous Post

Timwas Bencana DPR Ajak Perkuat Mitigasi dan Respon Cepat Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

Next Post

Presiden Beri Rehabilitasi kepada Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi, Komisi III DPR: Penegak Hukum Tak Boleh Gegabah

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *