Berita Populer

Kontrol Publik Anggaran Pendidikan, JAMPER Kaltim Soroti Temuan BPK soal Dana BOS Kutim

Halal Bihalal Demokrat Gresik Jadi Ajang Konsolidasi, Target 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029

KISAH INSPIRATIF: Tak Berebut Anggaran, Wanita Ini Bangun “Kerajaan” Mandiri untuk 15.000 Santri Gratis

Satma Elang Tiga Hambalang Desak Evaluasi Kapolda Metro Jaya: Penegakan Hukum Harus Transparan

Satma Elang Tiga Hambalang Desak Evaluasi Kapolda Metro Jaya: Penegakan Hukum Harus Transparan

JAKARTA, LIRANEWS.CO | Satuan Mahasiswa (Satma) Elang Tiga Hambalang secara tegas menyatakan dukungannya terhadap desakan evaluasi kinerja Kapolda Metro Jaya oleh Kapolri. Dukungan ini disampaikan menyusul adanya keresahan terkait ketimpangan penanganan perkara hukum di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Koordinator Satma Elang Tiga Hambalang, Reza Prasatria Dharma, menegaskan bahwa langkah evaluasi dinilai krusial untuk menjaga integritas institusi Polri serta memastikan rasa keadilan masyarakat terpenuhi.

“Kami memastikan penegakan hukum berjalan transparan, objektif, dan sesuai prinsip keadilan,” ujar Reza dalam pernyataannya, Rabu (1/4/2026).

Reza juga menyoroti arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya integritas bagi setiap pejabat publik. Menurutnya, jika hasil evaluasi nantinya menunjukkan adanya kekurangan, maka pembenahan hingga pergantian pucuk kepemimpinan merupakan langkah yang wajar demi menjaga marwah institusi.

“Ini bukan sekadar kritik, melainkan tanggung jawab moral. Jika memang diperlukan pembenahan, hal itu harus dilakukan demi kepercayaan publik,” tegas Reza.

Lebih lanjut, organisasi yang berkomitmen mengawal laporan masyarakat ini menyatakan akan terus menyuarakan perbaikan sistem hukum secara konstruktif. Mereka berfokus pada upaya memastikan hukum dapat dirasakan adil oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Laporan: Biro Jakarta | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Herry

Previous Post

KDMP Desa Cinandang Raih Peringkat 5 Kabupaten Mojokerto, Fokus ke Sektor Pertanian

Next Post

Kontroversi Pelantikan 176 Kepala Sekolah SMA/SMK di Kaltim, Aktivis LIRA Soroti Dugaan Monopoli Vendor Pengadaan Barang dan Jasa

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *