Pidato Ayatullah Mojtaba Khamenei di Teheran: Serukan Persatuan Umat Islam dan Doa untuk Palestina

JAKARTA, LIRANEWS.CO | Suasana di ibu kota Iran, Teheran, berubah menjadi lautan semangat dan tekad setelah pidato epik yang disampaikan oleh Ayatullah Sayyid Mujtaba Hosseini Khamenei. Dalam orasinya yang menggema di hadapan jutaan mata yang berbinar, ia menyerukan persatuan umat Islam tanpa batas wilayah dan perbedaan mazhab, serta mengajak seluruh dunia untuk mengangkat doa bagi kemerdekaan Palestina.
Meskipun Teheran tengah berselimut duka, pidato putra Pemimpin Tertinggi Iran tersebut justru membakar semangat yang tak pernah padam. Berdiri tebak seperti gunung, Mojtaba Khamenei menyampaikan getaran suara yang tidak meledak-ledak, tetapi menusuk tulang punggung penjajah dan menembus batas negara.
“Wahai umat Muhammad yang tersebar di seluruh penjuru bumi!” serunya mengawali pidato, memecahkan kesunyian mencekam yang menyelimuti dunia.
Dalam pidatonya, Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa umat Islam tidak boleh lagi terbelenggu oleh batas wilayah buatan penjajah maupun perbedaan yang selama ini menjepit persatuan. Ia menyatakan bahwa air mata yang jatuh di tanah suci Teheran adalah sama dengan air mata yang mengalir di Gaza, Palestina.
“Darah para syuhada bukanlah akhir perjuangan – melainkan tinta kayu manis yang akan menuliskan babak baru kemerdekaan yang abadi. Mereka boleh meruntuhkan setiap batu bangunan kita, mereka boleh memadamkan setiap pelita di rumah-rumah kita, namun mereka tidak akan pernah bisa memadamkan api iman yang membakar dada setiap mukmin di jagat raya ini,” ujarnya dengan penuh penghayatan.
Lebih lanjut, ia tidak memaksa umat untuk mengangkat senjata jika masih terikat tali kasih sayang. Namun, ia meminta satu hal yang tidak bisa dirampas oleh jet tempur maupun dihancurkan oleh bom mematikan, yaitu doa.
“Angkatlah tangan kalian di setiap sujud terakhir – biarkan doa kita seperti gelanggang ombak yang mengejar, membanjiri langit! Mintalah kepada Pemilik Semesta agar kegelapan ini segera sirna – biarkan langit berguncang oleh kekuatan doa kita!” pintanya.
Mojtaba Khamenei mengakhiri pidatonya dengan pernyataan tegas bahwa kemenangan Iran adalah kemenangan martabat seluruh umat Islam, dan kemerdekaan Palestina adalah janji suci yang akan segera disaksikan bersama. Ia mengajak seluruh umat untuk berhenti menjadi pecahan-pecahan yang terpisah dan mulai menjadi satu tubuh besar yang tak tergoyahkan.
Pidato ini pun mengundang reaksi luas dari berbagai kalangan, baik di dalam maupun luar negeri. Seruan untuk menyebarkan doa ke seluruh dunia mulai ramai digemakan di media sosial sebagai wujud solidaritas global.
Laporan: Biro Jakarta | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Yusri







