Berita Populer

Terkuak! Dugaan Mega Skandal BBM Subsidi di Jalur Poros Bontang, Armada PT Elnusa Terlibat “Kencing” Solar Ilegal

Kapolda Aceh Copot Kasat Narkoba Polres Aceh Tenggara, DPD LSM LIRA Indonesia Beri Apresiasi

Hutan di Konawe Diduga Digunduli, LSM LIRA Desak Polres Turun Tangan

Outing Class MI Hayatul Afkar: Belajar Sambil Bertualang ke Destinasi Edukasi Gresik

Outing Class MI Hayatul Afkar: Belajar Sambil Bertualang ke Destinasi Edukasi Gresik

GRESIK, LIRANEWS.co | Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hayatul Afkar dari Desa Ngasin, Kecamatan Balongpanggang, memadati sejumlah lokasi wisata edukasi di Kabupaten Gresik pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan outing class ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung di luar ruangan kelas, menggabungkan pendidikan dengan rekreasi yang menyenangkan.

Rombongan siswa yang didampingi guru dan wali kelas tersebut mengunjungi empat destinasi utama: Pudak Gallery, Bioskop Gresik, Museum Gresik Heritage, dan Waterpark Raya Dewi. Setiap lokasi menawarkan pelajaran berbeda, mulai dari pengenalan produk lokal, pemahaman sejarah dan budaya, hingga pembelajaran nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan sportivitas melalui aktivitas permainan.

Kepala MI Hayatul Afkar, Siti Julaeha, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari pembelajaran kontekstual. “Outing class ini bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu, melatih kemandirian, serta memperkuat karakter siswa. Kami ingin mereka belajar tidak hanya dari teori, tetapi melalui pengalaman langsung di lapangan dengan suasana yang menyenangkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kunjungan ke Museum Gresik Heritage khususnya ditujukan untuk menanamkan kecintaan dan kebanggaan terhadap sejarah serta budaya lokal sejak usia dini. Sementara, aktivitas di Waterpark Raya Dewi dirancang untuk melatih keberanian, sportivitas, dan kekompakan antar siswa.

Seluruh rangkaian perjalanan berlangsung tertib dan terkoordinasi dengan pengawasan ketat dari para guru pendamping. Setiap siswa mendapat pengarahan sebelum keberangkatan dan dipantau secara aktif selama kegiatan.

“Antusiasme siswa sangat tinggi. Mereka terlihat senang, aktif bertanya, dan tampak lebih mudah menyerap materi ketika dikaitkan dengan objek atau pengalaman nyata yang mereka lihat dan rasakan sendiri,” tutur salah seorang guru pendamping.

Ke depan, kegiatan outing class seperti ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan MI Hayatul Afkar. Langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), tetapi juga untuk mempererat hubungan sinergis antara sekolah, siswa, dan orang tua.

Laporan: Biro Gresik | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: M. Rozaq

Previous Post

Rahman Maju sebagai Calon Ketua KKSS Tarakan, Usung Visi “Rumah Bermartabat” dan Misi Sekretariat Permanen

Next Post

Ketua MA Lantik Dr. Albertina Ho Jadi Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim: Sosok Srikandi Hukum yang Siap Jaga Marwah Peradilan

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *