KKSS dan KKBM Solid! Formatur Terpilih Tegaskan Persatuan Pasca-Kontestasi

Tarakanliranews.co – Suasana hangat dan penuh semangat kekeluargaan mewarnai pernyataan pers yang digelar pasca Pemilihan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tarakan. Momen yang berlangsung di salah satu Sekretariat Gabungan ini menjadi ajang rekonsiliasi sekaligus penegasan soliditas antar elemen masyarakat Sulawesi Selatan yang ada di Kalimantan Utara.
Ketua Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) Provinsi Kalimantan Utara, Najamuddin, yang akrab disapa H Lontong, menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-8 KKSS kota Tarakan berlangsung secara demokratis, aman, dan tanpa intervensi pihak luar.

“Alhamdulillah, proses demokrasi di internal kita berjalan dengan lancar. Ini adalah bukti kedewasaan berorganisasi kita semua,” ujar H Lontong di hadapan awak media, Selasa (17/2/2026).
Ia menambahkan bahwa saat ini KKSS dan KKBM telah kembali solid. Pasca-kontestasi, dirinya meminta kepada seluruh pendukung, baik dari Faksi A maupun Faksi B, untuk segera menanggalkan perbedaan dan mulai fokus membangun organisasi ke depan.
“KKSS tetap solid, KKBM tetap solid. Jadi tidak usah lagi mempersoalkan bagian yang lari dan yang tetap, semuanya akan kita rangkul. Tidak ada kader yang terbuang, semua adalah keluarga besar yang harus kita jaga,” tegas H Lontong.
Sebagai langkah awal konsolidasi, tim formatur yang telah terbentuk akan segera menyusun komposisi kabinet untuk periode kepengurusan ke-8. Rencananya, kabinet ini akan melibatkan 14 pilar pendukung utama yang akan bekerja secara profesional untuk menjalankan roda organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, H Lontong juga memberikan apresiasi khusus kepada Sekjen KKBM Provinsi Kaltara, Syamsuddin Arfah, beserta seluruh tim yang telah bekerja keras bahkan hingga larut malam untuk memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan transparan.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan tim yang telah bekerja tanpa lelah. Ini adalah kerja kolektif yang luar biasa,” imbuhnya.
Menanggapi isu miring yang sempat beredar di masyarakat terkait adanya intervensi eksternal, H Lontong membantah keras dan menegaskan bahwa kontestasi ini murni merupakan wujud demokrasi yang sehat di internal organisasi.
“Ini murni kontestasi demokrasi KKSS. Pemilihan yang demokratis dan kesatria, dan jangan digiring ke politik praktis. Biarlah ini menjadi pembelajaran dan contoh bahwa organisasi kemasyarakatan bisa menjalankan demokrasi dengan baik,” jelasnya.
Pernyataan pers tersebut ditutup dengan rasa haru dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk wartawan dan panitia pelaksana, yang telah mengawal jalannya pemilihan hingga tuntas.

Dengan semangat “angka 8” yang melekat pada periode kepengurusan ke-8 ini, seluruh elemen KKSS berharap organisasi dapat membawa perubahan dan kemajuan yang jauh lebih baik dari periode sebelumnya, serta terus mempererat tali silaturahmi antar warga Sulawesi Selatan yang berdomisili di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Laporan: Biro Tarakan | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Abd. Rahman







