Berita Populer

LSM LIRA Kolaka Aktifkan Satgas Pengawas Program Makan Bergizi Gratis

Aksi Jilid IV di Kejagung, Mahasiswa Desak BRHN Segera Ditersangkakan dalam Kasus Jembatan Cirauci II

Kabar Gembira Bagi Masarakat Bawean Mudik Gratis Kouta 3800 Tiket

Kenaikan Tarif PDAM Bontang Diperlukan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan, Dukungan Muncul dari Elemen Masyarakat Sipil

Kenaikan Tarif PDAM Bontang Diperlukan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan, Dukungan Muncul dari Elemen Masyarakat Sipil

BONTANG, LIRANEWS.co | Pemerintah Kota Bontang akhirnya menyetujui usulan kenaikan tarif air minum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat. Kebijakan ini ditempuh sebagai langkah strategis untuk mendanai perbaikan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan yang lebih merata kepada seluruh pelanggan.

Kenaikan tarif, meski kerap menjadi isu sensitif, dianggap sebagai sebuah keniscayaan oleh sejumlah pihak. Salah satu dukungan datang dari Eko Yulianto, S.H., Praktisi Hukum dan Ativis LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat).

Eko menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan air bersih, khususnya dalam hal kontinuitas dan kualitas air, membutuhkan komitmen investasi yang besar. Ia melihat kenaikan tarif sebagai langkah wajar yang sejalan dengan tuntutan masyarakat akan layanan yang lebih baik.

“Memang diperlukan investasi yang tidak sedikit guna meningkatkan kualitas air yang merata untuk seluruh wilayah Kota Bontang. Maka, kenaikan tarif ini dirasa sangat wajar di tengah tuntutan peningkatan kualitas layanan,” ujarnya.

Dukungan dari elemen masyarakat sipil ini diharapkan dapat memberikan perspektif bahwa kenaikan tarif tidak sekadar bersifat finansial, tetapi merupakan investasi bersama untuk penyediaan air bersih yang berkelanjutan. Pemerintah Kota dan manajemen PDAM pun dituntut untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari kenaikan tarif akan dialokasikan secara transparan dan akuntabel untuk program perbaikan sarana-prasarana, perawatan jaringan, dan inovasi layanan.

Dengan demikian, kebijakan ini diharapkan tidak hanya menyelamatkan kondisi keuangan PDAM, tetapi juga menjadi titik balik untuk transformasi pelayanan air minum di Bontang yang lebih baik, andal, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Komitmen untuk transparansi dan peningkatan kinerja menjadi kunci agar kebijakan ini dapat diterima dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga.

Laporan: Biro Bontang | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Yudha

Previous Post

LSM LIRA Pertanyakan Kinerja Dishub Kaltim, Truk Berat di Poros Samarinda-Bontang Picu Kelumpuhan Berulang

Next Post

Skandal Marangkayu: Ratusan Hektar Lahan Warga Diduga Dirampas Lewat Rekayasa HGU dan Putusan Pengadilan

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *