Berita Populer

Aksi Jilid IV di Kejagung, Mahasiswa Desak BRHN Segera Ditersangkakan dalam Kasus Jembatan Cirauci II

Kabar Gembira Bagi Masarakat Bawean Mudik Gratis Kouta 3800 Tiket

Terkuak! Dugaan Mega Skandal BBM Subsidi di Jalur Poros Bontang, Armada PT Elnusa Terlibat “Kencing” Solar Ilegal

Kajati Kaltara Serukan Mahasiswa Jadi ‘Generasi Pelurus’ dalam Kuliah Umum Anti Korupsi di UBT

TARAKAN, LIRANEWS.co | Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Utara, Yudi Indra Gunawan, SH MH, menegaskan mahasiswa harus bertransformasi dari sekadar ‘generasi penerus’ menjadi ‘generasi pelurus’ dalam upaya pemberantasan korupsi. Seruan ini disampaikan dalam kuliah umum yang diikuti lebih dari 300 mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT), Rabu (10/12/2025), dalam rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025.

Acara yang digelar di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat UBT itu juga dihadiri Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltara, Samiaji Zakaria, SH MH. Kuliah umum ini menjadi wujud kolaborasi antara dunia praktisi penegak hukum dan akademisi.

Dalam paparannya, Yudi Indra Gunawan menyoroti fenomena modus korupsi yang semakin canggih. Ia mendorong mahasiswa, sebagai agen perubahan, untuk aktif meluruskan tata kelola pemerintahan yang salah.

“Mahasiswa harus mampu mengubah paradigma dari ‘generasi penerus’ menjadi ‘generasi pelurus’. Meluruskan sesuatu yang salah, meluruskan sesuatu yang bengkok, dari tata kelola yang tidak baik menjadi baik. Sehingga nanti ketika memasuki dunia kerja, nilai-nilai budaya anti korupsi sudah tertanam,” ujar Yudi.

Kolaborasi kejaksaan dengan kampus, lanjutnya, adalah sebuah keniscayaan untuk membangun generasi mendatang yang lebih responsif terhadap tantangan penegakan hukum yang kompleks.

Kerugian Negara Fantastis, Penindakan dan Pencegahan Harus Berjalan Beriringan

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltara, Samiaji Zakaria, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan besarnya kerugian negara yang diakibatkan tindak pidana korupsi.

“Pengungkapan kasus-kasus korupsi oleh Kejaksaan dengan nilai kerugian negara yang fantastis menunjukkan bahwa prestasi penanganan perkara sejatinya berbanding terbalik dengan kualitas tata kelola negara yang digerogoti mental koruptif. Banyak uang negara yang seharusnya untuk kesejahteraan rakyat diselewengkan,” tegas Samiaji.

Ia menekankan, di samping tugas penindakan, Kejaksaan juga memiliki tanggung jawab moril untuk melakukan upaya preventif melalui edukasi, seperti kuliah umum dan seminar. Hal ini bertujuan membangun komitmen bersama bahwa korupsi adalah musuh bersama.

Sinergi dengan Kampus, Rektor UBT Apresiasi dan Siap Kaji Masukkan Materi Kejaksaan ke Kurikulum

Rektor UBT, Prof. Dr. Yahya Zein, SH MH, dalam sambutannya menyambut baik sinergitas dan kolaborasi dengan Kejaksaan.

“Kami apresiasi dan sambut baik sinergi ini. Kuliah umum ini memacu mahasiswa untuk lebih memahami teori dan praktik, karena hukum itu terus berkembang dan dinamis,” ujar Prof. Yahya.

Lebih lanjut, Rektor menyambut positif gagasan Kajati Kaltara untuk mempertimbangkan memasukkan kajian tentang kejaksaan ke dalam kurikulum pembelajaran mahasiswa Fakultas Hukum UBT.

“Gagasan ini ke depan akan menjadi bahan diskusi menarik bersama Dekan Fakultas Hukum untuk kami pertimbangkan,” tuturnya.

Kuliah umum ini mengangkat tema HAKORDIA 2025, “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat”. Kejaksaan mengedepankan pendekatan progresif dan interdisipliner yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pemulihan kedaulatan ekonomi dan aset negara. Dalam lima tahun terakhir, penegakan hukum diprioritaskan pada sektor strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak, sumber daya alam, dan pelayanan publik.

Laporan: Biro Tanjung Selor | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Abdul Rahman

Previous Post

Pelantikan DPW Kaltim Pasukan Merah Seribu Satu Mandau, Dihadiri Panglima Mandau Aji Ahmad Ismail dan Sejumlah Pejabat Forkopimda

Next Post

Himpunan Aktivis Muda Kolaka Timur Gelar Dialog Publik, Usung Peran Pemuda di Tengah Efisiensi Anggaran

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *