Berita Populer

Terkuak! Dugaan Mega Skandal BBM Subsidi di Jalur Poros Bontang, Armada PT Elnusa Terlibat “Kencing” Solar Ilegal

Kapolda Aceh Copot Kasat Narkoba Polres Aceh Tenggara, DPD LSM LIRA Indonesia Beri Apresiasi

Hutan di Konawe Diduga Digunduli, LSM LIRA Desak Polres Turun Tangan

HAM Kolaka Timur Apresiasi Langkah Cepat BPBD Tangani Banjir di Desa Porabua

HAM Kolaka Timur Apresiasi Langkah Cepat BPBD Tangani Banjir di Desa Porabua

KOLAKA TIMUR, LIRANEWS.co | Himpunan Aktivis Muda (HAM) Cabang Kolaka Timur melakukan tinjauan langsung ke lokasi penanganan banjir di Desa Porabua, Kecamatan Uesi, Kamis (8/1/2026). Kunjungan ini untuk memantau kegiatan penancapan kayu yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Timur sebagai upaya darurat mengurangi dampak banjir.

Kegiatan penancapan kayu di bantaran sungai merupakan respons cepat dan solusi sementara untuk mengantisipasi genangan air yang kerap melanda permukiman warga desa setempat. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi risiko kerugian material dan gangguan aktivitas masyarakat sebelum solusi permanen dapat dibangun.

Ketua HAM Cabang Kolaka Timur, M. Yasir, yang hadir dalam tinjauan tersebut, menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan komitmen pimpinan BPBD yang turun langsung ke lapangan.

“Kami mengapresiasi Kepala Dinas BPBD Kolaka Timur yang turun langsung mengawal kegiatan ini. Ini merupakan langkah cepat dan tanggap sebagai penanganan sementara banjir sambil menunggu ketersediaan anggaran untuk pembangunan talud permanen,” ujar M. Yasir.

Dia menambahkan, kehadiran pemangku kebijakan di lokasi memberikan rasa tenang dan percaya diri bagi warga bahwa permasalahan banjir mendapat perhatian serius.

Penanganan darurat dengan metode kayu pancang ini diharapkan dapat menjadi tameng jangka pendek bagi masyarakat Desa Porabua. Sementara itu, semua pihak berharap agar proses penganggaran untuk pembangunan talud atau struktur pengendali banjir yang lebih permanen dapat segera direalisasikan sebagai solusi jangka panjang.

HAM Kolaka Timur berkomitmen akan terus melakukan fungsi pengawasan dan mendorong percepatan penanganan bencana, termasuk mendesak alokasi anggaran yang memadai untuk infrastruktur pengurangan risiko banjir di berbagai titik rawan di kabupaten tersebut.

Kejadian banjir di Desa Porabua kerap terjadi pada musim penghujan, mengakibatkan sejumlah jalan dan lahan pertanian terendam, sehingga upaya penanganan yang komprehensif dinilai sangat mendesak.

Laporan: Biro Konawe | Editor: Redaksi LIRANEWS.co | Penulis: Eka Satria Putra

Previous Post

Forum Dialog Dispoparekraf Bontang: Langkah Strategis Wujudkan “Bontang Berbenah”

Next Post

Praktik Pungli di Pelabuhan Lombok Disorot, Pariwisata NTB Dinilai Terancam

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *