Forum Dialog Dispoparekraf Bontang: Langkah Strategis Wujudkan “Bontang Berbenah”
BONTANG, LIRANEWS.co | Langkah strategis Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Eko Mashudi, yang akan menggelar Forum Dialog bersama organisasi mitra, mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Salah satu dukungan datang dari Eko Yulianto, S.H., praktisi hukum dan aktivis LIRA (Lumbung Informasi Rakyat)
Forum yang dijadwalkan digelar pekan depan ini dianggap sebagai wujud nyata dari visi “Bontang Berbenah”, yang menekankan kolaborasi, transparansi, dan sinergi antara pemerintah dengan elemen masyarakat sipil.
Eko menyatakan apresiasi dan dukungan penuh atas dibentuknya forum dialog tersebut. Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan prinsip good governance yang memerlukan ruang partisipasi publik.

“Kebijakan publik akan jauh lebih kuat dan tepat sasaran jika dibangun melalui dialog yang inklusif dan mendengar suara para pemangku kepentingan langsung. Forum yang diinisiasi Kadis Eko Mashudi ini adalah langkah awal yang sangat tepat untuk membangun tata kelola yang partisipatif di sektor pemuda, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ujar Eko Yulianto, Kamis (8/1/2026).
Sebagai praktisi hukum, ia menilai forum ini dapat menjadi media untuk menyelaraskan program pemerintah dengan regulasi serta kebutuhan riil di lapangan. Sementara sebagai aktivis LIRA, ia melihat forum ini sebagai wadah strategis untuk menyalurkan aspirasi masyarakat secara konstruktif.
Forum dialog ini dirancang sebagai ruang diskusi interaktif antara Dispoparekraf dengan berbagai organisasi mitranya. Agenda utamanya mengusung tiga pilar: membangun transparansi informasi, mengoptimalkan program kerja agar tepat sasaran, dan memperkuat sinergi untuk mencapai target pembangunan kota.
Sebelumnya, inisiatif ini juga telah mendapat apresiasi dari Dewan Pengurus Cabang Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Kota Bontang. Ketua DPC MASATA Bontang, Eko Satrya, menyebut forum ini sebagai starting point penting untuk komunikasi terintegrasi.
“Saya mendorong agar forum ini menjadi platform tetap. Bahkan ke depan, kolaborasi semacam ini perlu diperluas, tidak hanya di internal Dispoparekraf, tetapi juga melibatkan OPD terkait lainnya, dunia usaha, akademisi, dan media. Dengan cara ini, pembangunan di Bontang benar-benar dapat dirasakan dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Dukungan dari berbagai elemen seperti praktisi hukum, aktivis, dan organisasi mitra seperti MASATA ini memperkuat optimisme bahwa inisiatif “Bontang Berbenah” melalui forum dialog dapat menjadi motor penggerak perubahan yang lebih positif dan responsif bagi kemajuan Kota Taman.
Laporan: Biro Bontang | Editor: Redaksi LIRANES.co | Penulis: Eko Yulianto








